This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Tisp dan Trik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tisp dan Trik. Tampilkan semua postingan

Jumat, 13 Mei 2016

CARA MEMPERBAIKI POWER SUPPLY, CCTV SEMARANG! FEBRUARY 12, 2015 LYDIA Salam hangat dari kami CCTV Semarang,.. Senang masih bisa bercengkrama dengan Anda melalui blog ini, berbagi mengenai permasalahan-permasalahan yang pelik dunia CCTV. Kami harap informasi-informasi yang kami sampaikan dapat dimengerti dan memenuhi semua keingintahuan Anda. Baiklah, jika kami pernah membahas mengenai jenis-jenis power supply beserta fungsinya kali ini kami ingin menyampaikan sedikit informasi mengenai kendala yang mungkin saja dihadapi oleh kinerja power supply Anda secara garis umum. Meskipun saat ini pamor PC desktop sudah menurun dibandingkan laptop dan tablet PC, namun untuk gamer dan orang-orang yang menuntut kinerja komputer yang tinggi, PC desktop tetap menjadi komputer utama. Jika power supply komputer desktop anda rusak, opsi paling mudah memang beli baru. Opsi kedua, adalah dengan memperbaikinya. Pilihan ke dua ini bisa jadi adalah yang terbaik, mengingat biaya yang anda keluarkan akan bisa dihemat. Tetapi memperbaiki komponen elektronik seperti power supply ini memang membutuhkan keahlian tersendiri. Sebelumnya, kita lihat dulu, apa sih power supply itu, dan berfungsi untuk apa bagi komputer kita. Power Supply itu apa? Fungsinya? Power Supply itu, sesuai dengan namanya, perangkat yang berfungsi untuk men-supply, memberi daya (dalam hal ini listrik) bagi perangkat lain. Di dalamnya terdapat bagian-bagian lagi sesuai dengan fungsinya. Misalnya untuk menurunkan tegangan, untuk mengubah arus AC menjadi DC, dan untuk menyetabilkan tegangan yang dihasilkan. Nah, karena fungsinya sangat vital bagi kehidupan si komputer, maka jika dia rusak atau salah satu saja bagiannya mengalami masalah, komputer akan terganggu, bisa sampai tidak menyala sama sekali. Power Supply pada desktop PC juga langsung membagi keluaran daya listriknya berdasarkan kebutuhan komponen-komponen di dalam PC. Power Supply menyediakan tegangan + 12V, -12V, + 5V, -5V, dan sinyal POR (Power On Reset) untuk mengaktifkan motherboard. Daya maksimal yang dapat di konsumsi oleh power supply ini sekitar 200 watt dengan tegangan masuk sebesar 220 V AC dari PLN. Dengan efisiensi yang sangat tinggi power supply ini sekitar 200 watt dapat menyediakan tegangan sebesar + 5V dengan arus sekitar 15 – 20 A untuk keperluan peralatan digital motherboard, disk drive, hard disk, fan prosessor, CD-Rom Drive dan card-card yang dimaksudkan pada slot motherboard. Bagaimana cara memastikan bahwa Power Supply rusak? Dari pada terlanjur membongkar semuanya, eh, ternyata si Power Supply tidak bermasalah, maka kita harus pastikan memang dia rusak. Ada 3 cara untuk menguji, memeriksa, atau mengetahui kerusakan power supply. Pertama, dengan multimeter. Kedua, dengan power supply tester untuk melakukan tes PSU otomatis. Dan ketiga, tes manual dengan menghubungkan ujung kabel output tertentu. Cara mana yang paling bagus? Ketiganya sama efektif. Cuman cara pertama dan kedua kan mensyaratkan kita punya alatnya dulu. Beli? Kalau pas ada uang sebaiknya iya, lha kalau tidak? Pinjam teman? Ok, juga. Tapi cara ketiga itu gratis, cuman butuh kabel kecil sepanjang 10-15 cm. Untuk contoh kita akan mencoba metode yang ketiga, Cara mengetes power supply dengan kabel: Lepaskan kabel listrik PSU dari stop kontak. Lepaskan kabel output PSU dari Mainboard dan semua komponen lain yang terhubung. Pasang kembali kabel listik (AC) PSU sehingga dalam PSU terdapat aliran listrik. Siapkan kabel penghubung sepanjang 10-15 centimeter yang kedua ujungnya dikupas. Pegang kabel out utama dari PSU, lalu hubungkan ujung kabel WARNA HIJAU dengan HITAM (yang penting hitam) dari salah satu kabel itu. Ingat! Yang jadi titik tolak logika adalah menghubungkan ujung kabel HIJAU dengan kabel lain. Sebenarnya boleh juga antara hijau dan merah, hijau dan kuning, yang penting salah satunya adalah HIJAU. Lihat caranya pada gambar dibawah ini. ilustrasi power supply cctv garuda semarang power supply rusak Warna kabel pada power supply dan output tegangannya: Merah ( red ) : menunjukkan Voltase + 5 V Putih ( white ) : Untuk menunjukkan Voltase – 5 V Hitam ( black ): Ground ( 0 v ) Kuning ( yellow ) : untuk voltase + 12 V Biru ( blue ) : Untuk – 12 V Ungu ( purple ) : + 5 V ( stand by ) Oranye (orange ) : untuk + 3 , 3 V Hijau ( green ) : DC ON Coklat ( brown ) : sense ( pemberi tanda ke matherboard komputer ). Jika ketika kabel hijau dihubungkan dengan kabel warna lain tadi kipas power supply berputar, maka arus pada kabel tersebut baik, artinya power supply anda ‘mungkin’ baik-baik saja. Silahkan cek perangakat lain dari PC desktop anda itu. Penyebab kerusakan itu sendiri ialah kelebihan beban, tegangan masuk yang tidak stabil, sistim grounding yang buruk. Cara Memperbaiki Power Supply Yang Rusak, Cara praktis untuk memperbaiki power supply komputer dapat di lakukan sebagai berikut : Lepaskan kotak power supply dari cassing agar memudahkan memeriksa rangkaian elektronik dan lepaskan seluruh kabel dari alat-alat lain. Bukalah kotak power supply sambil memeriksa fisik komponen elektronik, barangkali ada yang terbakar dapat diketahui. Bersihkan bekas lem untuk memeriksa koneksi kabel dengan board – periksa jika ada kebocoran di sisi ini. Periksalah FUSE pada masukkan AC 220V dari sumber listrik luar, lepaskan FUSE tersebut dari soketnya dan ukur hubungan kawat pengamannya dengan ohm-meter pada posisi X1. Jarum ohm-meter harus menunjukkan nilai sekitar 0 ohm, yang berarti FUSE tersebut masih baik. Jika ohm-meter menunjukkan angka yang tak terhingga, berarti FUSE sudah putus, harus diganti baru. Jangan melakukan sambungan kawat pada FUSE yang sudah putus, karena batas arus lelehnya mungkin akan menjadi lebih besar dan akan menyebabkan kerusakan bagian lain. Jika FUSE baik atau sudah diganti baru tetapi masih juga tidak dapat mengeluarkan tegangan DC, maka lanjutkan dengan memeriksa transistor power switching 2SC3039 (dua buah) yang bertugas sebagai kendali catu daya secara PWM. Lepaskan dua transisitor 2SC3039 tersebut dari PCB dan lakukan pemeriksaan kondisi masing-masing dengan multimeter. Bila salah satu transistor rusak untuk menggantinya sebaiknya keduanya diganti dengan transistor baru, agar karakteristiknya terjamin dan simetris, ketidakseimbangan karateristik dua transistor ini menyebabkan gangguan stabilitas tegangan DC yang dikeluarkan power supply. Lepaskan diode brigde atau empat buah diode perata yang langsung meratakan arus listrik AC pada bagian masukkan, periksalah kondisi diode ini dengan multimeter. Kadang sering terjadi salah satu diode-nya bocor atau hubungan singkat, sehingga arus listrik AC ikut masuk ke rangkaian switching dan melumpuhkan power supply secara keseluruhan transistor power akan ikut rusak, terbakar. Bahkan jika tingkat kebocoran diode ini ini sangat besar, maka trafo switching akan meleleh, kawatnya terkelupas, dan terhubung singkat, kerusakan ini yang paling fatal. Periksa juga transistor pembangkit pulsa “power on reset”, juga kapasisitor dan resistor yang terdapat pada rangkaian basis transistor tersebut. Jika rangkaian transistor ini bekerja dengan baik, maka seluruh hasil regulasi tegangan DC akan di reset oleh pembangkit PWM dan akibatnya power supply tidak mengeluarkan DC sama sekali. Gantilah transistor baru jika dari pengetesan transistor POR ini ternyata rusak. Begitu juga apabila kapasitor di test akan kering, nilainya berubah, maka harus di ganti baru dengan nilai yang persis sama dengan sebelumnya. Karena Power Supply komputer umumnya bekerja dengan temperatur yang lebih tinggi dari suhu ruangan, maka ada kemungkinan karena panas yang berlebihan menyebabkan solderan kaki-kaki komponen atau kabel-kabel ada yang terlepas. Periksalah seluruh solderan pada PCB Power Supply, lebih bagus lagi pastikan hubungannya di perbaiki dengan jalan di solder ulang dengan timah yang lebih lunak (encer, flux 60/40). Sehingga hubungan kabel atau kaki komponen yang mungkin longgar dapat di jamin bersambung kembali dan umumnya power supply akan dapat bekerja normal kembali. Komponen aktif yang pengetesannya tidak dapat di lakukan dengan multimeter adalah ICTL494 yang bertugas sebagai pembangkit PWM untuk mengendalikan transistor power switching bekerja. IC ini hanya di test dengan membandingkan terhadap IC yang normal pada power supply yang lain yang sejenis. Pergunakan soket IC yang dicurigai rusak dengan IC pembanding yang masih bagus. Bila proses pemeriksaan dan pergantian komponen yang rusak sudah dilakukan secara keseluruhan, maka cobalah power supply dihidupkan dengan memasang beban berupa disk drive saja. Periksalah apakah kipasnya berputar, ukur tegangan kabel yang berwarna kuning (+12), merah (+5), biru (-5), biru (-12), orange (POR) terhadap kabel warna hitam (ground). Bila parameter tegangan pada kabel-kabel tersebut sudah benar, matikan power supply dan gantilah bebannya dengan motherboard atau beban lengkap seperti semula, cobalah sekali lagi. ilulstrasi power supply cctv garuda semarang Secara garis umumnya fungsi power supply untuk PC dan CCTV itu sama, yaitu men-supply daya listrik. Namun setelah berkembangnya jaman, power supply dikembangkan sesuai kebutuhan penggunanya dan tentu saja untuk CCTV pun sudah ada sendiri power supply, biasanya dan menurut keahlian kami CCTV Semarang menyediakan power supply jaring berdaya 12V/5A (khusus CCTV). Power Supply untuk CCTV hanya dibedakan menurut kebutuhan tegangan tenaganya saja (output). Jangan lupa hubungi kami CCTV Semarang untuk instalasi CCTV Anda. Kami menyediakan paket-paket CCTV murah dan berkualiatas cocok untuk diinstalasikan di rumah, sekolah, tempat umum, kantor, pabrik dan toko sekalipun. Deringkan saja telepon kami dan kami akan dengan sangat senang hati melayani Anda. Salam hangat CCTV GARUDA Semarang,..

Mengubah domain blogspot ke domain IDHostinger : Study Case bosgentongs.net

Hi sobat bosgentongs,

Kali ini kta akan bahas cara mengubah domain blogspot ke domain id hostinger. dalam case kali ini saya akan berubah blogspot saya ke domain idhostinger yang sudah saya daftarkan domainnya. Tutorial ini menggunakan cpanel idhostinger yang baru, jadi jangan khawatir kalo gak sama. yuk lanjut... Langkah pertama, siapin cemilan and minuman juga sebagai teman biar gak kesepian wehehe,,, bercanda :PSatu lagi yang penting, Kamu udah harus punya domain yang telah terdaftar di IDHostinger
  1. Login dulu ke idhostinger kamu, Jika gak tau linknya atau pengen daftar dulu cari nama domain yang oke silahkan di sini bero.. eh bro Login or daftar IDHostinger
  2. Lalu masuk ke menu domain > Semua domain Domain idhostinger
  3. Lalu pilih kelola, tunggu loadingn ya...
    kelola domain idhostinger
  4. Nanti akan muncul menu dan informasi pada domain tersebut, cek dulu semuanya udah oke belum pada bagianinformasi yang ada gambar tanda tanyanya pengaturan domain idhostinger
  5. Pilih Menu sebelah kiri DNS Zone > Centang konfirmasi > klik atur ulang, Tunggu sekitar 1 menit agar dns zone ter-refresh, Lalu Refresh Page kamu DNS Zone setting
  6. Lalu setting A (Host) ke ip Google dengan cara klik tombol add baru, A (host) digunakan untuk access web tanpa www. misalnya access www.bosgentongs.net cukup dengan bosgentongs.net Host tuliskan nama domain kamu tanpa www, kemudian IP gunakan ke empat IP google di bawah ini: 216.239.32.21 216.239.34.21216.239.36.21 216.239.38.21 A(host) Google blogger
  7. Untuk settingan CNAME(alias) masukkan name host adalah www dan diarahkan ke ghs.google.com sebagai nama DNS nya. sampek di sini tutup IdHostinger kamu. CNAME DNS Google blogger
  8. Lalu kita login ke beranda blogger, kalau lupa alamat blogger silahkan langsung ke sini https://www.blogger.com/home
  9. Klik menu sebelah kiri Setelan pada blogger
    Setelan Blogger
  10. Pada bagian penerbitan klik tulisan siapkan url pihak ke 3 untuk blog anda dan masukkan domain yang telah di buat dan Simpan Misalnya http://www.bosgentongs.net Penerbitan domain bloggerSetting domain 3rd party
  11. Masukkan lagi CNAME(alias) masukkan name host dan nama DNS nya yang di dapatkan dari blogger (kalau lua caranya setting CNAME lihat point 7. \Berikut contoh CNAME punya saya Blogger CNAME Bosgentongs
  12. Tunggu kurang lebih selama 1 jam untuk melakukan perpindahan DNS, dan lakukan pengecekan lagi
  13. Selamat kamu udah menyeting domain barunya... For example blog di atas adalah bosgentongs.blogspot.commenjadi bosgentongs.net
FAQ:
ERRROR 404
Bagi kawan kawan yang mengalami error 404 google dikarenakan kawan2 tidak memasukkan kode www pada domain agan, Kalo mau setting atau mengatasi error 404 di gini ya gan

Mengubah domain blogspot ke domain IDHostinger : Study Case bosgentongs.net

Hi sobat bosgentongs,

Kali ini kta akan bahas cara mengubah domain blogspot ke domain id hostinger. dalam case kali ini saya akan berubah blogspot saya ke domain idhostinger yang sudah saya daftarkan domainnya. Tutorial ini menggunakan cpanel idhostinger yang baru, jadi jangan khawatir kalo gak sama. yuk lanjut... Langkah pertama, siapin cemilan and minuman juga sebagai teman biar gak kesepian wehehe,,, bercanda :PSatu lagi yang penting, Kamu udah harus punya domain yang telah terdaftar di IDHostinger
  1. Login dulu ke idhostinger kamu, Jika gak tau linknya atau pengen daftar dulu cari nama domain yang oke silahkan di sini bero.. eh bro Login or daftar IDHostinger

Cara Disable Update Otomatis Google Chrome Chrome

Cara Disable Update Otomatis Google Chrome Chrome, browser yang satu ini memang cepat sekali perkembangannya dan menjadi favorit bagi internet surfer selain Firefox, karena sama-sama memiliki fitur yang beragam. Namun artikel berikut hanya akan mengulas Cara Men-Disable Update Otomatis Google Chrome. Mengapa perlu di-disable? Bukankah akan lebih bagus menggunakan Chrome yang selalu terupdate, mungkin kamu berpikir begitu ? Menggunakan Chrome (maupun software lain) yang selalu terupdate memang benar akan lebih bagus. Tapi kadang kita akan menjadi sangat terganggu bila pada saat sedang asyik online, tiba-tiba secara perlahan Chrome mengalami kinerja melambat atau bahkan macet. Terutama hal ini terjadi apabila kita menggunakan internet dengan bandwith yang terbatas ditambah komputer dengan performa biasa. Biasanya sebelum melakukan update berupa penginstalan penyempurnaan fitur-fiturnya,  didahului dengan check update otomatis. Jadi apabila kita tidak ingin terganggu oleh aktifitas update otomatis yang kadang mempengaruhi performa komputer secara keseluruhan, sebaiknya disable update dari chrome. Indikasi chrome melakukan update bisa dilihat pada task manager, dimana terdapat aktifitas Google Update pada process. Men-disable update Chrome berguna bagi kamu yang kebetulan bekerja sebagai administrator jaringan di warnet atau kantor. Ketimbang menerima keluhan dari boss, customer atau pemakai dikarenakan melambatnya komputer saat Chrome melakukan update otomatis, akan lebih baik disable saja update otomatis dari Chrome. Bayangkan jika ada lebih dari 5 komputer pada jaringan, sedangkan bandwith terbatas, pemakai  tentunya tidak akan nyaman, terlebih jika Chrome mengupdate secara bersamaan. Jadi, begini langkah-langkah untuk men-disable update Google Chrome (windows XP & windows 7) : 1. Langkah awal yaitu dengan menambahkan template ke Group Policy Editor. Untuk Windows; caranya terlebih dahulu Download Window Group Policy Template berikut "Google Update Administrative Template" dari situs Google. Setelah klik link tadi, otomatis sebuah file bernama GoogleUpdate.adm akan terdownload. 2. Buka grup policy editor, caranya pada START >> RUN >> ketik gpedit.msc >> tekan ENTER, kemudian muncul  gambar dibawah : 3. Klik Local Computer Policy - Computer Configuration – Administrative Templates 4. Lanjut dengan klik Action >> Add/Remove Templates pada Menu Bar. 5.Akan muncul pop up box, klik Add dan carilah file tempat kamu menyimpan file GoogleUpdate.adm yang sudah didownload tadi ( Langkah No. 1. ) dan tutup kembali. Klik Close. 6. Setelah itu sekarang seharusnya kamu sudah bisa melihat Local Computer Policy - Computer Configuration - Administrative Templates – Google 7. Langkah untuk mendisable chek update Chrome adalah tinggal menuju item tadi, Administrative Templates - Google - Google Update - Applications - Google Chrome. 8. Kalau sudah ketemu klik Google Chrome, disebelah kanan akan kamu lihat Update Policy Override, klik 2x. Muncul pop up box seperti dibawah : Klik Enable, kemudian pada pilihan “policy” dibawahnya klik pada “Updates Disable” dilanjutkan klik OK. 9. Selesai. Sekarang google chrome sudah tidak akan melakukan check update dan update otomatis lagi. Penting !!! Kamu harus mengupdate chrome secara manual demi keamanan & mendapatkan perbaikan yang berguna bagi peningkatan kinerja browser Chrome itu sendiri. Caranya : kamu bisa mengupdate chrome dengan chrome offline installer (TANPA LANGSUNG MELALUI BROWSER). Ini adalah installer alternatif; dimana tidak memerlukan koneksi internet langsung untuk menginstal Chrome – dengan pengertian komputer kamu tetap terkoneksi internet tapi bukan meng-update langsung melalui browser – sehingga dapat menginstal bahkan ketika sedang offline. Dengan kata lain : mendownload update terbaru berupa sebuah file installer terlebih dahulu, kemudian menginstallnya secara manual. Alamat downloadnya adalah : http://support.google.com/installer/bin/answer.py?hl=id&hlrm=en&answer=126299 Setelah klik link diatas, akan diarahkan menuju halaman download Google Chrome, pada halaman tersebut akan ditanyakan berupa dua opsi, pilihlah yang sesuai. Setelah terinstal, Chrome akan berusaha untuk secara otomatis memperbarui ketika mendeteksi bahwa versi terbaru dari browser tersedia. Namun, Google sendiri menyarankan agar pengguna mem-bookmark halaman ini dan datang kembali secara berkala untuk secara manual men-download versi terbaru dari Chrome. Dengan begitu, pengguna dapat memastikan untuk selalu menerima perbaikan keamanan dan fitur-fitur penting dari Chrome yang terbaru.


Copyright vayoga.blogspot.com Under Common Share Alike Attribution

Jumat, 23 Oktober 2015

Trik ! Bikin Warnet Tanpa Hardisk (Diskless) Menggunakan Software CCBoot Yuk!


Trik ! Bikin Warnet Tanpa Hardisk (Diskless) Menggunakan Software CCBoot Yuk!

Halo! lama tak jumpa, dan sudah lama sekali semenjak saya posting terakhir di blog ini, hehe. Selain dari kesibukan pribadi juga dikarenakan bingung mau share apa lagi disini. Kebetulan seminggu yang lalu ada teman saya yang meminta saya untuk membangun sebuah warnet namun komputer client tidak ingin ada harddisk-nya alias Diskless (nah loh emang bisa?), awal saya mendapat permintaan begitu, saya mengerutkan dahi, memang bisa ya? lalu saya mencoba untuk browsing sebentar dan ternyata memang bisa, hehe. Penasaran caranya? yuk kita sama-sama bahas disini :)
Yang pertama terlintas dalam benak saya setelah mendapat pencerahan tentang software yang dipakai; spesifikasi server harus bagaimana? Secara kalau komputer client tanpa harddisk berarti beban Sistem Operasi Client ditanggung oleh komputer Server. Setelah browsing kesana kemari, akhirnya dapatlah spesifikasi yang harus dipersiapkan oleh komputer server.

Spesifikasi Komputer Server

1. Prosessor



Untuk Prosessor, direkomendasikan menggunakan Prosessor berinti 4 atau lebih, bisa menggunakan prosessor tipe AMD ataupun Intel. Sebagai contoh saya memberikan gambaran untuk jenis Prosessor berinti 4 atau lebih.

Dari Prosessor Intel sebagai contoh kita bisa menggunakan seri Intel Core i5-4670K 3.4Ghz - Cache 6MB Socket LGA 1150 - Haswell Series, dengan spesifikasi sebagai berikut
Intel Core i5-4670K 3.4Ghz - Cache 6MB Socket LGA 1150 - Haswell Series sudah menggunakan prosessor 4 inti, dan sudah cukup mumpuni untuk kebutuhan minimum komputer server yang akan dipasang. Informasi lengkap bisa dilihat di Tautan Ini.

Dari Prosessor AMD sebagai contoh kita bisa menggunakan AMD Vishera FX-8350 4.0Ghz Cache 8MB 95W AM3+, untuk informasi yang lebih mendetail disertai dengan hasil Reviewnya bisa membuka Tautan ini .

2. Mainboard

Untuk mainboard, supaya semua hardware bisa berimbang, di rekomendasikan untuk menggunakan mainboard yang mendukung kapasitas RAM lebih dari 8 GB, mempunyai port SATA lebih dari 6 Port. Rekomendasi merk yang digunakan bisa menggunakan merk, Gigabyte, Asus, MSI,

3. RAM / Memory

Kebutuhan RAM untuk server minimal sebesar 8 GB dengan tipe RAM menggunakan DDR3, atau supaya nyaman bisa menggunakan RAM sebesar 16 GB. 

4. Harddisk

Nah sekarang lanjut di harddisk, berapa nih kapasitas yang harus di persiapkan? kalau komputer client tidak memakai harddisk semuanya, Yup, mari kita bahas disini.
Untuk Harddisk kita bagi menjadi 3 bagian

Image Disk
Image Disk digunakan untuk menyimpan Sistem Operasi untuk client. Untuk besaran kapasitas Image Disk kita bisa menggunakan Harddisk bertipe SATA3, sebagai contoh kita bisa menggunakan harddisk WDC 1TB SATA 32MB - Caviar Black RE. 


Untuk Image Disk, hanya dibutuhkan 1 buah harddisk. Oya for your information kalian tidak perlu menggunakan Harddisk bertipe SSD untuk Image disk, karena untuk proses Booting setiap client dibantu dari RAM server, jadi proses booting tidak sepenuhnya bergantung pada kecepatan Read/Write Harddisk.

Game Disk
Game disk digunakan untuk menyimpan Game data, inilah salah satu kelebihan menggunakan software CCBoot, untuk warnet yang dikhususkan untuk game proses Patch game online hanya dilakukan 1 kali oleh server, jadi kita tidak perlu mem-patch setiap game dari setiap PC Client. Keren ya :D

Untuk Game Disk dibutuhkan 2 buah harddisk, dan kita satukan dengan RAID0 menggunakan Win2008 Disk Manager, lalu kita konfigurasi di dalam BIOS agar status Harddisk menggunakan AHCI mode. Untuk tutorialnya sendiri bisa dicari di mbah google atau bisa juga mencarinya lewat youtube :)

1 Buah SSD Drive untuk Cache (ukuran SSD direkomendasikan lebih dari 128 GB)

Writeback Disk
Writeback disk digunakan untuk menyimpan data dari Client, untuk Writeback Disk direkomendasikan menggunakan Harddisk bertipe SATA3, untuk opsinya, boleh menggunakan Harddisk konvensional, ataupun menggunakan Harddisk SSD.

Untuk Writeback Disk bisa menggunakan 2 buah harddisk.


Kesimpulannya, untuk membangun sebuah PC Server kita membutuhkan sedikitnya 6 Buah Harddisk, dan dengan begitu Server dapat menampung Client sampai 25-30 Unit. 
Iseng-iseng kita bikin speknya yuk, biar tau harganya berapa untuk kebutuhan server :)

Wow 15,5 juta, tapi tunggu dulu, spesifikasi diatas bisa dipakai client sebanyak 25-30 komputer, kalau kita pasang harddisk di setiap komputer client yang harganya 700rb/pc berarti kita harus menyiapkan budget 20 Juta lagi, belum lagi waktu untuk instalasi sistem operasi, juga proses patch game yang harus dilakukan di setiap komputer client.

Oke segini dulu pencerahan yang bisa saya sampaikan, untuk proses instalasi dan konfigurasi CCBoot nya akan saya buat di kemudian hari artikelnya, juga untuk kebutuhan spesifikasi Client dan Sistem Operasi Komputer Server. Oh iya untuk yang mau mencoba software CCBoot bisa di download di Tautan Ini.

Terima kasih atas perhatiannya, kalau ada pertanyaan silahkan di komentari disini :

sumber : http://belajar-bersama-popz.blogspot.co.id/2014/09/trik-bikin-warnet-tanpa-hardisk.html

Project 1 Warnet - Upload Image Client Ke Server Diskless


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi9TF2fWydS4JDWiP82i3EogKho3wKtUz4tNEVXGAh1LZmXhEYmoKS9SoqM3-QLSplV65xu9_zrmgCr4_42lOVteGVdnG6H3hytIQuDUjVOo1pUooMtWolfwF5Ef2esL3f_5GtH24UyXqZK/s1600/Banner2.png

Berjumpa lagi di diskless, semoga mental dan kesabaran anda masih kuat yang diuji coba oleh berkali-kali kegagalan. Tapi ya, jangan sampai menyerah gan. Terus berjuang dan pantang menyerah adalah jalan menuju kesuksesan gan. Ingat! bukan kita doang gagal, karena diskless doang kita nyerah. Para penemu beberapa kali mengalami kegagalan yang bahkan tak terhitung jumlahnya. Utamakan kesabaran, fokus terhadap tujuan dan tingkatkan rasa penasaran adalah cara paling efektif yang bisa membuat anda pantang mundur.

Lanjut lagi materinya, setelah usai menginstall billing pada operator dan client. Sisanya adalah mengupload image client ke server diskless. Kenapa terlebih dahulu harus menyetting billing baru di upload imagenya? Tujuannya tidak lain dan tidak bukan adalah semata-mata untuk mengupload image OS Client beserta aplikasi billingnya. Sehingga ketika client yang lain dihidupkan, Billing tidak perlu diinstall lagi melainkan sudah menggunakan billing yang terinstall pada client yang menguploadnya.
Pendahuluan
Sebelum memulai mengupload, terlebih dahulu kita dapatkan aplikasi pengupload-annya. Tenang gan, ga perlu repot buat nyari tuh aplikasi. Sudah saya siapkan spesial buat agan-agan ( ͡° ͜Ê– ͡°).Klik disini untuk mendapatkan aplikasi Diskless Client NxDnya. 
Install Aplikasi NxD Client Upload
Jika sudah mendapatkan aplikasinya, kita buka aplikasinya lalu install. Pastikan firewall sudah dimatikan sebelum diinstall. Ketika anda menginstall aplikasi ini pertama kali, biasanya akan muncuk error yang tulisannya ga jelas kaya dibawah. Anggap aja aplikasi nyuruh restart. Klik ok untuk restart dan install kembali aplikasinya.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi0CPYJkBSCNzSpYV8YbB-Oqurc4MLjJhSpvU7F16dzfzBFEPxd9xhdY-Cy7IQ1yEjH0zxZL79DiBoEzXnHLeg8JNfuI5zx22vD9qPI5KIfzj1G0xH0dDH-Mbg9sONblEpPpBzBvp9hACbZ/s640/1.jpg

Jika sudah restart, kita coba install lagi. Maka proses instalasi akan berjalan semestinya. Untuk type installnya gunakan full install untuk menginstall full fitur dan ketika windows security mengamuk, klik install this driver software anyway.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjW0NUbLsHeCa1hD9eXFPwOuH34f3cB03exBjewYmIGKtdgrfrnU_P5fD2-Dlz1TIsyrrTjzhXDKOxkHgX9JJG8IRd8nBwjiXLsabeHIpGtjMV1wcOsv9vly9HnKltDRqVSiFjJpW2abATl/s640/2.jpg

Kalo udah, bakal muncul lagi tuh tulisan encyptan :v tulisan ga jelas dimana gitu. Klik aja yes. Inget gan!! abis install, jangan lupa restart lagi untuk menyelaraskan sistem aplikasi dan sistem OSnya.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgh1FF7JzyddhkVFD2FZjsgJadNyyf6gP_NNhBPALj2Yw9MHvNm6P8NHZgYUc2iuFHgLNi_q2_8eqHeBd2gYJgOyLV_gIr_hnT-Uv6_Cnz2w5pOgwtGmies6Zp_ja_LpHTqaRmGZYPYdR3s/s1600/3.jpg
Setting Enable Upload Pada Server
Jika sudah kita beralih dulu ke server NxD Disklessnya. Kita setting enable upload pada servernya. Hal ini bertujuan agar client bisa mengupload image ke server diskless. Caranya, buka aplikasi NxD Boot Manager lalu pada pilihan options, kita setting Network, Autoadd WKS, dan Import/Export. 

Untuk network setting ini dipergunakan agar nantinya client yang booting lewat ethernet dan tidak memperdulikan OS HDDnya, akan mendapatkan Ip DHCP dari server diskless NxD ini dan akan langsung terkoneksi ke image yang ada di Server Diskless ini. Settingan Ip dan address disini di khususkan untuk clientnya.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjdrMZPYFOcCZrRq9HmMAHpzERWjfJm2wabXyzFN4p52Kh33m3EhtTLZKwTd7SgCa5hkIoVORqk5FDhM84Oly1mi1UreuQnEZNbGOlBwZjn0DHE_ObvWHYxBAvYhOBOg6hzmxpmWJUcor78/s1600/4.jpg

Selanjutnya, AutoAdd WKS kita ubah settingannya menjadi manual-add on server dan pada tab Import/Export kita enablekan client upload.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgpAt_Wjnvt7sSRGMKM5ptd9tWEb0RKG8pm2pVA1z30DPJiWtLDukQRk6GL4Dh1o0I2qjtpX7QXkP3b6ZmdaKZOH_GzwA493w7Dogas6wbK0xatxD2sZpJNPbVJrvq7FZGt-curs6I4iBLk/s640/5.jpg
Upload Image Sisi Client
Kembali lagi ke sisi client. Sebelumnya sudah di restart? Kalo belum, restart dulu, kalo udah kita lanjut. Buka control panel, lalu cari aplikasi NxP 5 Console. Setelah itu kita klik yang uploadernya lalu muncul win popup klik yes saja.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjBXexkpPPx1l6bnCtFgeUY9Eyn_nCPDddtQqWz-mWTCMCiVoqNBSYpTTRRRsWkBi7mUgXS5oRPwXkLD2BlElti4HY6k8OusKctahitBYcgQNxhaAEkV8PXTqTriszTVkeZRGcvOgAftfLB/s1600/6.jpg

Dan, jreng-jreng. Aplikasi uploader pun terbuka. Dilangkah ini, yang pertama dilakukan adalah mencari boot server Diskless NxDnya dulu. Klik search untuk mencari. Jika ketemu, artinya anda berhasil pada tahap ini, jika gagal pastikan cek apakah settingan enable upload pada server sudah diaktifkan atau belum. Setelah itu, klik mount untuk menggabungkan image tersebut di sistem penyimpanan OS PC ini.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg-sL9tlzcXCZ8FYR5LhG7Zc1dfxzHtNCLkEtMykuv4AVS5HE93k9tJALkc2ftH8WJkSWpkf52BMCqDNECbrky3-szhfhyphenhyphenawi_MDCUCWLYOg4XbKqRETg5s88W6Ci13zqLLCQIHZcUe3cL2/s1600/7.jpg

Jika sudah tergabung, selanjutnya kita klik diskman maka akan langsung teredirect ke settingan Disk Management. Tujuan kita ke DiskMan adalah semata-mata untuk memformat disk yang akan digunakan untuk upload image tersebut. Cara formatnya udah tau kan? Pilih drive yang tambahkan, trus klik kanan cari tulisan format trus klik. Maka, akan muncul pop up lagi. Isikan seperti yang tertera dibawah ini. Setelah itu Ok.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh1MvH4xbGgkqa6VxYz_-QEjPVWGdH9u09ekMSp1ILt-k6s0yJAJ6RqsgN0vCvEYoQoA9PX_weS8xotm6ZRg1wRq9EWMiJYQP3WDfOMprr40NKx22LCik8O5kNvk_JWZ9tMbeLtd9RYIFas/s640/8.jpg

Usai di format, kita close menu DiskMan, kembali ke menu uploader. Sekarang masuk ke tab File Upload, lalu kita masukan src dan dst partision. Sebelum itu, klik refresh dulu yang untuk mendetek si partisi barunya. Jika sudah memastikan Drive C, akan di upload drive baru (drive image server diskless), klik upload. Ditahap ini, pastikan anda menyiapkan kopi, roti dan kalau bisa nasi. Agak lama memang, tapi bersabarlah.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEihq95jliiEXOr1dC7u0uQwkhJcDpxeXq6Z-ouXBpxvJwgJqknuIcc6IrdJoq3ea2tkGYWPrRKjq-YqIMt8Iu_OzYcGsKQoqM_d8Bh11TxpqKHvWsJtY65SNjPFXn_OU5wJF8fUw4BXCdjJ/s1600/9.jpg
Setting Pengarahan Booting Pada Server Diskless
Jika sudah selesai mengupload image pada sisi client. Langkah berikutnya adalah mengklose semua task, trus men-shutdown client, trus bongkar CPU, Cabut hardisk, dan terakhir banting harddisknya untuk melampiaskan kekesalanmu pada diskless :v.

Kembali lagi ke konfigurasi diskless, masih di konfigurasi option yang sebelumnya sudah dilakukan. Sekarang, kita ubah client add modenya menjadi auto-add on server. Hal ini bertujuan agar server bisa menambahkan client mana saja yang diarahkan dan hal ini bersifat dinamic (-_- ngarang). Lalu masukan I/O Server, Disk, Config dan Boot Nic Ip. Biasanya udah kedetek dari awal. Setelah itu klik ok

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEijnDQBUFiCq1GQl838YZTBmtsBQorvZsGN-gpMi5CsLsBeM6aFOygnLmc8gALSZPlKF6yHz6z4QLJGKbN9XKOIB1QAUSAcfS8KAwXu-L5Km0m0p0wdHhYhb1ndzmLCTWvdO0IXUxo13iNl/s1600/10.jpg
Ubah Booting Pada Client Lewat Network
Real Config : Yang harddisknya udah di keluarin dari PC berarti anda sudah mengikuti instruksi saya. Sisanya adalah menghidupkan kembali pc yang sudah mengupload image tadi. Ketika sedang booting, coba masuk bios dan ubah peraturan boot order menjadi network yang prioritaskan.

Virtual Config : Yang make virtual (virtualbox), OS yang telah kalian upload tadi dihapus harddsiknya pada pengaturan setting (udah tau kan). Trus diubah pengaturan boot ordernya pada tab system seperti yang tertera pada gambar berikut ini. 

Note : Bagi yang virtual disarankan bagi anda untuk tidak mengikuti langkah diatas. Melainkan menggunakan cara menambahkan Virtual OS baru pada virtual box jangan tambahkan harddisk pada virtualOS tersebut (Ngerti kan maksud gua). Jika sudah ditambahkan baru ubah pengaturan boot ordernya.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh-Vtgy4y5I2DreH7CatQCIWs5aQ_VCEsmzoEJYgulQs8C65wBjFYs6sfj0gtR7Laz51hGms1_XEyGbLKGL5zfxw0ICBvqovVHuAxd25orvWmJhRTZnJXSdKAW7C0j2NQbovN0s5JBR10zU/s640/11.jpg
Pengecekkan
Jika boot order sudah diubah menjadi network, sekarang kita lakukan pengecekkan dengan cara menghidupkan sistem PCnya. Dan anda akan bisa melihat sendiri bagaimana proses PC mendapatkan Ip DHCP dari server diskless ketika booting. Dan secara otomatis server diskless akan mengarahkan client ke image yang sudah diupload tadi dan juga client secara otomatis akan mendapatkan imagenya dan langsung bisa digunakan.

Image yang didapatkan tersebut sudah berisi biling yang sudah diinstall. Sehingga pengaturan billingnya adalah default bawaan PC Client yang mengupload image tadi.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEilKTBG5wca594O9tI-N8o0uChJV5vspG5d3aqMkw_Wxy7ZP_X8hiAYQ8oB-XDQEe0pHkNYbk2mOyL0bRxSRhgr9F6IeEkkPYJJSd_tnBtoLuzz__EtxioT5ym0FNkERsEXcLgV8ZdZ6FBs/s640/12.jpg
Troubleshoot
Beberapa Trouble yang saya dapatkan yang semoga anda mengalaminya juga. Berikut list trouble yang saya miliki. Semoga Bermanfaat
·         Jika Pc tidak bisa mengupload, coba cek settingan enable upload imagenya sudah aktif atau belum.
·         Muncul Error saat mengupload, coba restart OS setelah menginstall aplikasi NxPclient yang saya berikan sebelumnya.
·         Client tidak bisa booting, coba setting AutoAdd WKSnya di ubah ke mode Auto-add on Server
·         Pada mode virtualisasi, Error saat booting ingin mendapatkan DHCP dari server diskless. Biasanya ini masalah firewall atau address yang sudah tersetting statik dari saat mengupload.Disarankan membuat virtual os yang baru tanpa harddisk. 
·         Muncul pesan Bootmgr.. Iso windows yang diupload ke server bisa jadi corrupt. Atau bisa saja, buat yang virtualisasi ketika mengkloning, cloningannya corrupt. Disarankan bagi yang virtualisasi, tidak mengkloning apapun, melainkan project warnet dimulai dari proses instalasi sampai pengecekkan.
Sekian penjelasan diskless upload image dari saya. Semoga hal ini membantu anda dalam setting warnet diskless. Dan semoga tidak mengalami masalah apapun dan semoga trouble yang saya dapatkan bisa menjadi pelajaran untuk anda. Insya allah postingan selanjutnya, saya akan menjelaskan tentang management sistem warnet ini. Reviewnya, setting billing sebelum digunakan user, manage image yang lebih dari satu, setting anti pembeku sistem diskless.

Penasaran bukan? stay pada blog saya ini dan terus nantikan kelanjutan-kelanjutan materi yang insya allah bermanfaat untuk dipelajari. Terima kasih sudah berkunjung, silahkan masukan komentar dan saran anda pada kotak saran dibawah. Terima kasih. Berikut link selanjutnyatentang management part pertama tentang setup awal billing.

sumber : http://alfafarhans.blogspot.co.id/2015/09/project-1-warnet-upload-image-client-ke.html